
Idiocy
Never underestimate the power of stupid people in large groups.
Waktu itu sekitar tahun 1999, ketika teman kos saya menunjukkan sebuah kalender meja dengan poster-poster ‘aneh’. Sesaat saya anggap hal tersebut adalah poster untuk menambah motivasi. Mungkin saja itu benar, namun ternyata pendekatan yang mereka gunakan sedikit berbeda.
Kalender tersebut dibuat oleh Despair, Inc., sebuah perusahaan Amerika yang memproduksi poster dan suvenir dengan pendekatan men-satirkan poster motivasi yang umum dipasang di lingkungan pekerjaan.
Menurut E.L. Kersten, Ph.D., pendiri dan COO Despair, Inc., motivasi sejati hanya bisa timbul dari dalam diri dan tidak bisa dibuat-buat. Mereka berpendapat bahwa poster motivasi pada umumnya menciptakan ekspektasi yang tidak realistis, melambungkan harapan untuk kemudian membuat kekecewaan. Oleh karena itu, mereka membuat depressing Demotivators® designs sehingga orang bisa melewatkan delusi yang diciptakan poster motivasi dan langsung menuju kepada bagian kekecewaan. He he, idenya menarik …
Beberapa poster yang saya comot dari gallery mereka seperti di bawah ini:

Blame

Despair

Customer Care

Do It Later

Flattery

Nepotism
Masih banyak poster lain di gallery Despir, Inc. di sini.






Jos gandos tuh gambare, boleh juga dikoleksi
hehehe lucu-lucu gambarnya
mungkin dng ngeliat gambar-gambar itu orang malah inget dng motivasi sebenernya, yg bukan plesetannya itu
wah, posternya bener2 satire, pak, menohok, kritis, dan sedikit liar, tapi saputan gambarnya sungguh lemut dan eksotis. motivasi yang terbagus konon kalau seseorang sudah mampu membangunnya sendiri berdasarkan kemampuan dan potensi dari dalam dirinya, pak sigid, hehehe :lo: *kok jadi sok tahu nih, ndak nyambung lagi, hehehehe
*
wuih gambar2nya mantaps..
Boleh di copy gak gb nya buat Wallpaper, hehehe
menarik, layak dicatat dan diingat.
@ pak Dee
Iya pak Dee, gambarnya itu pas, kalem dan tidak provokatip
@ Edy
Iya mas, kalau saya pribadi tanggapannya setelah melihat itu semacam … begitulah hidup.
He he …
@ pak Sawali
Jangan lupa dilihat poster-poster yang lain di gallery mereka pas. Memang bener, gambarnya bagus-bagus.
@ hanggadamai
He he, memang mantabh …
@ indra1082
Saya rasa boleh kok mas, ha wong di website mereka ndak ada semacam disclaimer yang melarang kok mas
@ kabarihari
Cen bener mas, kadang kalao melihat poster motivasi dalam pikiran saya udah timbul kata-kata “itu full cr@p”.
Tapi pas melihat posternya Despair, Inc. paling ndak malah tersenyum …
[Never underestimate the power of stupid people in large groups.]
keren nih kata2nya.. tapi maknanya masih mengambang
hahahahaa
kalimat2nya memang realita dan sindiran dalam hidup.. kadang lucu juga bikin senyam-senyum
hmmm..mirip siapa yak ?? *mencoba mengingat*
aku suka blame dan despair… ini dalem banget (sungai kaleeee, kok dalem hehehe). gambarnya juga keren
@ proletarman
Ha ha, saya sedang merasakannya mas …….
It hurts buddy …
Semoga anda tidak perlu merasakannya lho mas
@ gunawanwe
He he, seperti nyindir tapi ndak “nyindir” ya mas, melainkan langsung menohok …
@ okta sihotang
Wah, di lingkungan saya banyak yang mirip dengan poster-poster di atas mas, … payah
@ ika
He he, ya ng despair itu ya mbak, bukannya habis gelap terbitlah terang tapi habis gelap jadi gelap gulita …
muahaha…. mantep tenan
haha.. keren2 posternya
Apa kabar Kak Sigid ???
Maknyus mas
Kalo ndak awas bisa kapusan…
@ sitijenang
Wah, pakde , lama ndak bersua …..
Dan akhirnya update juga yah
Meluncur ke sana ah …
@ rama
Dan sekilas menipu … he he
@ dwihandyn
Hi hi, pa kabar, lama ndak ke sini yah
@ ardians
He he, seperti “the secret to success is is knowing who to blame for your failure” …
hehehe… makin tambah seru keterangan bahwa sebenulnya manusia itu menyimpan sisi kegilaan dalam dirinya ya?!

@ mas Kandar
YUp, benul-benul betul …
keren…
blog loe keren bro, uda 3 kali gw masuk dan rata2 semua masuk ke kepala gw heheh
bener2 tulus ya membuat blog ini.. tulus seperti merpati namun cerdik seperti ular..
salam kenal
Gbu
@ adi isa
Ha ha, masalahnya nyari gambar yang High Res ndak pernah ketemu mas …
@ Hotlas
Wah, jadi malu nih mas …
Ha wong blog ini dulu saya maksudkan sebagai tempat menulis, menulis apapun, he he
jadi ya isinya pikiran saya yang ngalor ngidul gitu deh mas
GBU too bro …
Bos…no hapemu ilang, sms-lah ke no-ku beserta identitas seperlunya
Cheers
Wongso Perjuangan
yang gambar kuda nyium pantat beneran lucu abis..
mantab pakdhe,
thanks atas temuan gambar demotivator itu.
aku agak setuju orang cenderung mau melakukan sesuatu
karena takut mendapatkan keburukan dari pada melakukan sesuatu demi mendapatkan kebaikan,
contoh:
aku mulai berhenti merokok sejak tiga minggu lalu
karena takut kalau paru2ku jebol sebab sudah terasa sesek banget.
he he he
berkah dalem
@ wongso
Wis tak kirim mbah nomerku
@ ika
Coba cek gambar yang lain di galeri mereka mbak, banyak yang lebih menarik
@ FraterTelo
Iya on Edy, yang sebenarnya demotivasi seringkali malah menjadi motivator bagus
~# berkah dalem ugi #~
Efektifkah metode demotivasi itu membuat orang jadi termotivasi?
Maksih jdi terinspirasi. Terinspirasi, termotivasi, dan seterusnya ketika alat indera menangka sesuatu yang menstinulus rumah otak. Saya tersenang, gambarnya mengirim isyarat keindahan dan makna dalam. Sekali lagi, makasih.
demotivasi, dekonstruksi, bla, bla, bla…
jadi hanya sekadar memberikan penawar ya, bukan antitesis ?
lalu, bagaimana mengenai yang satu ini, apakah semacam perlawanan juga terhadap pemaksaan warga negara harus beragama dan betapa bisingnya ruang publik kita dengan kotbah-kotbah yang menghardik :
http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/07/26/kasus-incest-di-jambi-anak-hamili-ibunya/
terima kasih
@ mas Dewo
Saya ndak tahu mas, begitu juga apakah motivator pada umumnya dalam berbagai bentuk, poster, ceramah dan semacamnya itu efektif.
Demotivator, sebagaimana motivator pada umumnya saya yakin memiliki efek yang berbeda bagi setiap orang.
Dan ini bukan promosi lho …
@ pak Ersis
He he, kesan, itu juga yang saya pikir salah satu yang ditawarkan poster seperti ini. Sesuatu untuk membuat orang paling tidak menengok dan jika beruntung, mengamati dan memahaminya
@ Robert Manurung
Penawar, terhadap apa ya mas, kenyataan .. ?
He eh, setiap orang saya yakin memiliki reaksi masing-masing terhadap poster seperti ini.
Reaksi saya, cukup bagus, mungkin bisa membantu orang melihat dunia apa adanya dan mungkin selanjutnya mengurangi/berhenti mengeluhkan dunia dan memperbaiki diri sendiri …
Supaya tidak menjadi sama dengan ‘dunia’ …
Em, pemaksaan, kotbah, agama
Duh, saya biasa menghindari topik seperti ini.
Taruhlah seperti ini, saya tidak kecewa dengan iman saya sekarang dan itu banyak menolong saya melewati masa sulit.
Jika banyak ahli agama yang keblinger, itu masalah dia, saya mencoba untuk tidak. Jika saya bergerak berdasar kasih dan kerendahan hati, saya mencoba untuk tidak keblinger.
Pencerahan atau kebijaksanaan mungkin tidak bisa dipaksakan atau diajarkan, tapi saya yakin bisa dipelajari dan dicapai.
He he …
joz gandoz… bikin mikir..
Dan bikin tersenyum yah ..
“Never Underestimate The Power Of Stupid People in Large Groups”
Tapi sayangnya kata-kata di atas gak berlaku di “BEL” deh
Well buddy, my days in BEL hasn’t over yet, hiks …


Doain saya mas
Hi hi, orang-orang itu semakin membuat “orang baik” menjadi sengsara je mas
Those … #$:&* …